Kembali ke Index
Fundamental Business Growth Framework

Workbook Bab 9: Retention, Loyalty & Advocacy

Halaman ini membantu memperkuat sistem pasca-transaksi: menjaga pelanggan tetap aktif, mendorong repeat, dan membangun advocacy lewat testimoni serta referral.

Form Input

Isi berdasarkan kondisi retention yang benar-benar terjadi saat ini. Sistem akan membantu memetakan kebocoran dan blueprint perbaikannya.

Tips: jangan hanya lihat penjualan awal. Fokus pada apa yang terjadi setelah pembelian karena di situlah retention, loyalty, dan advocacy terbentuk.
1) Identitas Bisnis

Nama brand yang dipakai konsisten di output.

Nama bisnis wajib diisi.

Kategori utama bisnis Anda.

Industri wajib diisi.

Offer utama yang saat ini ingin diperkuat retensinya.

Produk/jasa utama wajib diisi.
2) Kondisi Retention Saat Ini

Pilih kondisi saat ini. Jika ya, isi estimasi persentasenya.

Status repeat buy wajib dipilih.

Jelaskan alur pasca-pembelian saat ini: follow-up, komunikasi, atau tidak ada.

Alur pasca-pembelian wajib diisi.

Jika ya, tulis bentuk follow-up yang berjalan.

Status follow-up pasca pembelian wajib dipilih.

Jika ya, sebutkan komplain yang paling sering muncul.

3) Loyalty & Repeat

Jika ada, tulis alasan utama yang membuat pelanggan kembali.

Status alasan kembali wajib dipilih.

Pilih kondisi. Isi detail jika sudah ada atau jika produk tidak memungkinkan repeat.

Status sistem repeat wajib dipilih.
4) Testimoni & Referral

Pilih kondisi aktual pengumpulan testimoni.

Status testimoni wajib dipilih.

Jelaskan cara meminta dan mengelola testimoni saat ini.

Jika ya, tulis bentuk sistem referral yang berjalan.

Status referral wajib dipilih.
5) Pengalaman Pelanggan

Nilai tiap aspek secara jujur untuk membaca gap service experience.

Semua nilai pengalaman pelanggan wajib diisi.

Pilih kondisi konsistensi pengalaman pelanggan saat ini.

Status konsistensi pengalaman wajib dipilih.
6) Masalah Utama yang Dirasakan

Pilih minimal satu masalah paling dominan saat ini.

Pilih minimal satu masalah retensi.
7) Konteks Tambahan

Contoh: Customer Relationships dan Revenue Streams dari BMC.

Contoh: conversion system dan post-purchase touchpoint.

Nilai rata-rata transaksi untuk estimasi dampak kebocoran retention.

Perkiraan frekuensi pembelian tahunan per pelanggan.

Jika tidak memilih, gunakan Mode Penuh.

Tambahkan konteks bisnis yang penting untuk analisis retention.

Preview Output

Output ini siap dipakai untuk diagnosis retention, peta loyalty-advocacy, dan penyusunan retention blueprint.

Belum ada output. Isi form lalu klik "Generate Output Bab 9".

Catatan: hasil ini dapat langsung dipakai untuk merancang sistem repeat, testimoni, referral, dan retention blueprint yang realistis.

Dibangun untuk framework internal FBGF. Alur ideal: Bab 8 -> Bab 9 -> Bab 10.